Karangasem

Ular Piton Mangsa Burung Warga Karangasem

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Kasus ular masuk rumah dan pekarangan meningkat di Karangasem. Dalam sepekan mencapai 2 – 4 kasus yang tersebar di beberapa wilayah seperti Abang, Manggis, dan lainnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Karangasem Made Agus Budiasa menyebut kasus terbaru ular masuk ke sangkar burung milik warga di Banjar Dinas Asak, Desa Pertima, Kecamatan Karangasem, Senin (3/2/2025).

BACA JUGA:  Kontingen Karangasem Raih Juara II Lomba Senam pada HKG PKK Ke-54 Provinsi Bali

“Ular memangsa dua ekor burung jenis murai,” kata Agus Budiasa, Senin (3/2/2025).

Sehari sebelumnya, ular jenis piton masuk ke pekarangan masyarakat di Desa Labasari, Abang. Untungnya, tidak ada korban jiwa atau kerugian materi. Pemilik hanya takut.

Pejabat asal Kecamatan Manggis itu menambahkan, kasus ular masuk ke rumah sekitar 21 kasus sejak 1 Januari-3 Februari 2025. Tidak ada korban jiwa dan luka. Hanya kerugian materi karena memangsa ternaknya.

BACA JUGA:  BPS dan Pemkab Karangasem Perkuat Komitmen Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Banyaknya kasus ular masuk ke rumah serta pekarangan warga di Kabupaten Karangasem kemungkinan karena musim hujan.

Ular yang ada di sarangnya kemungkinan keluar karena dingin, dan cari cari tempat yang lebih hangat.

Ia mengimbau agar menutup jendela dan pintu saat musim hujan, dengan harapan ular dan hewan reptil lainnya tidak masuk dalam rumah. Apalagi, sejak beberapa minggu terakhir, Kab. Karangasem diguyur hujan lumayan lebat.

BACA JUGA:  Temuan Persoalan Perizinan dan Tata Ruang, Pansus III DPRD Karangasem Dorong Evaluasi RTRW

“Kasus ini meningkat karena sering turun hujan. Makanya kita minta masyarakat harus waspada dan berhati – hati. Terutama masyarakat yang tinggal dekat kebun, dan sawah. Tutup jendela dan pintu saat keluar,”imbau Agus Budiasa. (06)

Back to top button