Karangasem Akhir Pekan: Gairah Berwirausaha Makin Melejit di Karangasem

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Gairah berwirausaha di Kabupaten Karangasem makin menggeliat di bawah Bupati dan Wakil Bupati, Gusti Putu Parwata – Pandu Prapanca Lagosa.
Banyak terobosan yang dilaksanakan untuk memajukan ekonomi warga. Satu di antaranya Karangasem Akhir Pekan yang rutin digelar tiap minggu.
Para pelaku usaha antusias menyambut Karangasem Akhir Pekan. Selain memberikan hiburan, kegiatan yang tersentral di Jalan Raya Veteran mampu menumbuhkan jiwa berwirausaha serta meningkatkan ekonomi masyarakat. Banyak bermunculan usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM). Seperti usaha makanan.
Karangasem Akhir Pekan sangat bagus. Selain menghibur, ini juga mampu menumbuhkan ekonomi warga. Saya jualan dua hari, dari Sabtu sore sampai Minggu pagi, bisa menghasilkan 1 – 2 jutaan,” ungkap seorang pedagang kuliner.
Masyarakat dan pelaku usaha berharap program serupa yang menyentuh perekonomian warga bisa dipertahankan dan ditingkatkan.
“Tumben ada kegiatan seperti ini di Karangasem. Sebelumnya tidak ada. Kami sangat terbantu. Semoga kedepannya makin meriah, dan pengunjungnya tambah ramai,” harapnya.
Ketua Panitia Karangasem Akhir Pekan Gusti Ngurah Gede Subagiartha mengungkapkan, antusias masyarakat cukup tinggi.
Karangasem Akhir Pekan mampu menggeliatkan gairah UMKM di Karangasem. Bahkan, tiap akhir pekan, omset penjualan produk UMKM selalu meningkat.
“Mudah-mudahan dengan kehadiran Karangasem Akhir Pekan semakin mampu menggairahkan pertumbuhan pelaku UMKM Karangasem,” ucap Gus Ode, sapaan akrab Gusti Ngurah Gede Subagiartha.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Karangasem, I Gede Loka Santika, mengakui, Karangasem Akhir Pekan satu di antara beberapa program yang mampu menumbuhkan ekonomi warga. Banyak bermunculan usaha baru, penopang ekonomi masyarakat di Kabupaten Karangasem.
Usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) berbagai sektor mulai bermunculan. Di antaranya kuliner, pertanian, perdagangan.
Tahun 2025, usaha di Kabupaten Karangasem mencapai 53.459 unit. Meliputi perdagangan, aneka jasa, pertanian, dan industri non pertanian. UMKM ini tersebar di delapan Kecamatan di Bumi Lahar.
“Klasifikasinya yakni usaha mikro sebanyak 52.793 unit, usaha kecil 625 unit, dan usaha menengah 41. Klasifikasi ini berdasarkan modal serta omset. Sedangkan usaha yang sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebanyak 23.398, sedangkan sisanya belum,” akui Loka Santika.
Ditambahkan, Pemerintah Karangasem serius menggarap UMKM. Disperindag menyatakan siap memfasilitasi dari kelembagaannya. Seperti membuat NIB dan lainnya. “Kita garap usaha non formal ke formal. Sampai hari ini kita masih menggarap. Libur tetap difasilitasi,” janjinya.(adv,05)



















