Pemprov Bali Siap Bangun Gondola di Turyapada

DENPASAR, MEDIA9.ID – DPRD Buleleng bersama insan pers melakukan studi komparasi ke Dinas Kominfos Bali di Denpasar, Kamis (29/10/2026).
Rombongan dipimpin Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya, didampingi Wakil Ketua DPRD Buleleng Nyoman Gede Wandira Adi, Ketua Fraksi Demokrat Kadek Sumardika, Sekwan I Nyoman Riang Pustaka, S.IP, serta Kabag Pengawasan dan Humas Setwan Buleleng Luh Suma Intari, S.Kom., MAP. Rombobgan diterima Sekdis Kominfos Bali Gusti Ngurah Kama Wijaya, ST, M.Si.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai hal tentang tugas dan fungsi Dinas Kominfo dibahas dan didiskusikan terutama tentang aplikasi atau digitalisasi pelayanan kepada masyarakat di pemerintahan.
Sekdis Kama Wijaya juga menguraikan beberapa “produk” potensial yang dikelola Diskominfos Bali. Salah satunya Turyapada Tower di Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada, Buleleng.
Ia mengungkapkan, sejumlah fasilitas pendukung sudah siap, termasuk Gondola yang digunakan untuk mengantar para pengunjung ke lokasi Turyapada Tower.
“Para pengunjung tidak langsung bawa kendaraan ke lokasi Turyapada Tower, tetapi kita sudah siapkan Gondola untuk mengantar pengunjung,” ungkap Sekdis Kominfos Kama Wijaya.
Ia menjelaskan, Gondola sudah berada di Bali dan akan dioperasikan pada Desember 2026 atau paling lama awal tahun 2027.
“Barangnya sudah ada di sini, tinggal dioperasikan saja. Rencana Pak Gubernur awal tahun 2027 sudah diresmikan,” sebut Sekdis Kama Wijaya.
Selain itu, beber dia, dibangun fasilitas pendukung lainnya seperti glamping, yang akan dimanfaatkan para pengunjung yang hendak menginap di kawasan itu. “Kita juga sedang membangun glamping,” tambahnya.
Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya menjelaskan tentang peranan penting media pers dalam pembangunan di Buleleng.
“Teman-teman media ini peranannya sangat penting. Kami sangat terbantu oleh teman-teman media,” ucap Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya.
Wakil Ketua DPRD Buleleng Nyoman Gede Wandira Adi berharap kecanggihan teknologi seperti digitalisasi pelayanan tidak justru menghambat kinerja ASN melayani masyarakat.
Dia berharap digitalisasi pelayanan dengan membuat berbagai aplikasi di dinas-dinas justru lebih mempermudah pelayanan masyarakat dan kinerja ASN itu sendiri. (*)



















