Demam Berdarah Merebak Caput Bergerak

BALIOTONOM.id (19/1/2022) – Demam Berdarah (DBD) menjadi momok masyarakat setiap tahun. Di Kabupaten Buleleng DBD tergolong endemic karena setiap tahun kasusnya terus bertambah.
Januari 2022 ini sudah tercatat 17 orang terjangkit DBD di daerah perkotaan.Terhadap kasus tersebut Ketua DPC BMI Buleleng dr Ketut Putra Sedana, SP.Og. bergerak cepat untuk memberikan bantuan berupa kegiatan fogging ditempat-tempat ditemukannya kasus tersebut.
Seperti yang dilaksanakan Rabu sore (19/1/2022) kegiatan fogging menyasar warga masyarakat Kelurahan Beratan Kecamatan Buleleng. Di Kelurahan Beratan terdapat empat warga yang terdeteksi terserang penyakit DBD. Setelah menerima laporan dari Lurah setempat Ni Nyoman Widani, dr. Caput bersama relawan LCT melaksanakan fogging ke rumah-rumah warga.
“Kita bergerak cepat untuk menindaklanjuti laporan warga agar DBD tidak menyebar, dengan kegiatan fogging akan dapat membasmi jentik-jentik nyamuk. Namun saya berharap warga juga harus menerapkan PHBS dan tiga M yakni menimbun, menutup dan menguras agar nyamuk tidak berkembang biak,” ungkap dokter Caput, panggilan akrab Putra Sedana.
Fogging bukan saja menyasar rumah empat warga terkena DBD, namun dilakukan hampir di radius 200 meter dari rumah yang terjangkit.
Lurah Kelurahan Beratan I Nyoman Widani mengingatkan terus melakukan pemantauan ke rumah-rumah warga dan siaga menerima laporan bilamana ada kasus serupa untuk diteruskan ke dinas terkait.
“Dari pengalaman tahun sebelumnya bila kami menerima laporan warga dan selalu meneruskan laporan dari masyarakat ke dinas terkait untuk segera ditindaklanjuti agar kasus DBD segera tertangani, sehingga tidak jatuh korban lebih banyak lagi,” tandas lurah Beratan.(*/06)



















