Karangasem

Gus Par Apresiasi Langkah Korem Menyelamatkan Danau Yeh Malet

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Pemerintah Kabupaten Karangasem bersama Korem 163 / Wirasatya menggelar normalisasi Danau Yeh Malet di Desa Antiga Klod, Kecamatan Manggis, Kab. Karangasem, Minggu (25/1/2026) pagi hari.

Normalisasi Danau Yeh Malet digelar dalam rangka peringatan HUT ke – 65 Korem 163/Wirasatya. Ini adalah wujud kepedulian nyata Pemda bersama Korem 163/Wirasatya dalam upaya menyelamatkan lingkungan dan SDA di Karangasem.

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata alias Gus Par mengapresiasi inisiatif Korem 163/Wirasatya. Kegiatan ini adalah ajang pengabdian nyata pada masyarakat, khususnya di bidang pelestarian lingkungan hidup. Seperti ekosistem dan air.

BACA JUGA:  B'Suk Desa, Program Baru BNNK Karangasem Dekatkan Layanan Pencegahan Narkoba hingga Desa

“Ini murni kepedulian pemerintah Karangasem bersama Korem 163/Wirasatya untuk memperbaiki lingkungan yang ada. Kalau nanti danau ini sudah bersih, masyarakat bisa memanfaatkan Danau Yeh Malet dengan baik,”harap Gus Par.

Keberadaan Danau Yeh Malet memiliki peran penting bagi keseimbangan lingkungan, ekosistem, serta kehidupan masyarakat di sekitar. Proses pembersihan endapan sedimen serta tumbuhan liar adalah langkah strategis untuk kembalikan fungsi danau.

BACA JUGA:  Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Siap Dibahas, DPRD Soroti SILPA dan Optimalisasi PAD

Komandan Korem (Danrem) 163 / Wirasatya, Brigjen TNI Ida Dewa Agung Hadisaputra, mengatakan, HUT Korem tak hanya dirayakan seremonial. Tetapi juga harus bisa memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, dan lingkungan disekitarnya.

Kegiatan normalisasi Danau Yeh Malet merupakan rangkaian dari HUT Korem.Tanpa kepentingan apa pun. Tujuannya, menyelamatkan danau dan lingkungan sekitarnya.”Kegiatan ini digelar murni untuk mengembalikan alam seperti smula,”akuinya

BACA JUGA:  Gus Par: APBD Bukan Sekadar Angka, Tapi Amanah Mensejahterakan Rakyat

Ditambahkan, kondisi Danau Yeh Malet yang tertutup sedimen dan rerumputan berpotensi mengganggu fungsi ekologis danau. Pembersihan akan dilakukan secara bertahap supaya danau kembali bersih, sehat, bisa bermanfaat sebagai ruang publik serta kawasan rekreasi berbasis alam.(05)

Back to top button