Disnaker Gianyar Gelar Job Fair, Buka 951 Lowongan

GIANYAR, MEDIA9.ID – 951 lowongan pekerjaan dari 12 perusahaan dibuka dalam job fair yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gianyar pada 21- 22 September. Ini merupakan bursa kerja kedua di tahun 2026.
Job fair yang dipusatkan di halaman belakang Gedung MPP Gianyar itu dibuka Asisten Administrasi Umum Setda Gianyar I Ketut Pasek Lanang Sadia.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar I Gede Suardana Putra mengatakan, kegiatan ini digelar karena masih terdapat kesenjangan antara kebutuhan dunia usaha terhadap tenaga kerja terampil dengan akses pencari kerja terhadap informasi lowongan.
“Pemerintah berkewajiban membantu perusahaan memperoleh tenaga kerja yang berkualitas, terampil dan profesional, sekaligus memfasilitasi para pencari kerja memperoleh informasi lowongan pekerjaan,” ujarnya.
Dari 12 perusahaan peserta, tersedia sekitar 951 lowongan, baik untuk pekerjaan di dalam maupun luar negeri. Informasi kegiatan sebelumnya telah disebarluaskan melalui media sosial dan kanal informasi ketenagakerjaan.
Selain rekrutmen, Job Fair Gianyar juga dirangkaikan dengan edukasi mengenai etika kerja, budaya industri dan mentalitas kerja. Pembekalan tersebut ditujukan agar pencari kerja tidak hanya mendapatkan informasi lowongan, juga memiliki kesiapan memasuki lingkungan kerja.
Sementara itu, I Ketut Pasek Lanang Sadia mengatakan job fair merupakan langkah konkret Pemkab Gianyar dalam memperluas kesempatan kerja sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan dan dunia industri.
Berdasarkan data BPS, angkatan kerja Gianyar pada 2025 tercatat 324.700 orang, dengan 319.664 orang bekerja dan sekitar 5.036 orang tidak bekerja atau 1,55 persen.
“Job fair merupakan langkah konkret dalam memperluas kesempatan kerja dan memberikan informasi kepada pencari kerja, sehingga pertemuan antara pemberi kerja dan pencari kerja dapat terwujud sesuai kompetensi yang dimiliki,” katanya.
Pasek Lanang mengatakan, kondisi ketenagakerjaan tersebut membutuhkan kolaborasi berkelanjutan, termasuk peningkatan kompetensi melalui pelatihan yang sesuai kebutuhan pasar kerja. Hal ini penting di tengah sektor pariwisata yang menjadi salah satu penggerak ekonomi Bali dan Gianyar sekaligus membuka banyak peluang kerja.
Ia mengajak para pencari kerja, khususnya generasi muda, memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memilih pekerjaan sesuai minat, bakat dan kompetensi.
“Job fair ini jangan hanya menjadi kegiatan formalitas, tetapi benar-benar mampu memberikan solusi dan membuka jalan bagi para pencari kerja, khususnya generasi muda Kabupaten Gianyar, untuk memperoleh pekerjaan yang layak dan sesuai kompetensinya,” tegasnya.
Pemkab Gianyar berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan menjangkau sektor-sektor strategis lainnya, sehingga perluasan kesempatan kerja berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas tenaga kerja dan penurunan angka pengangguran.(*)



















