Kukuhkan SPD dan GPD, KPUD Karangasem Dorong Demokrasi Sehat Dimulai dari Sekolah

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karangasem mendorong penguatan pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah melalui pengukuhan 56 Siswa Peduli Demokrasi (SPD) dan 28 Guru Penegak Demokrasi (GPD).
Para peserta diharapkan mampu menjadi penggerak budaya demokrasi yang kritis, terbuka, dan bertanggung jawab di kalangan pelajar. Pengukuhan dilakukan Ketua KPU Kabupaten Karangasem, I Putu Darma Budiasa, di Kantor SKB Karangasem, Rabu (21/10/2026) pagi.
Darma Budiasa mengatakan, demokrasi berkualitas tidak cukup dimaknai sebatas pelaksanaan pemungutan suara. Nilai-nilai demokrasi perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui kebiasaan menghargai perbedaan pendapat, berpikir kritis, serta menerima keputusan bersama.
Menurutnya, pembentukan karakter demokratis membutuhkan proses berkelanjutan. Karena itu, program SPD diharapkan menjadi salah satu langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda yang memahami hak dan tanggung jawabnya sebagai warga negara.
“Keinginan kami ingin membentuk karakter warga negara yang berpikir kritis, menghargai perbedaan, dan bertanggung jawab terhadap pilihannya,” ujar Darma Budiasa.
Ia menegaskan, pengukuhan SPD bukan sekadar pemberian gelar atau penambahan nama, melainkan bagian dari upaya membangun demokrasi yang sehat sejak lingkungan sekolah. Para siswa diharapkan berani menyuarakan kebenaran, memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi yang bermanfaat, serta memahami pentingnya setiap suara dalam menentukan masa depan bersama.
Implementasi nilai-nilai tersebut dapat dimulai melalui kegiatan sederhana di sekolah, termasuk diskusi di kelas dan pemilihan pengurus OSIS. Melalui praktik tersebut, siswa diharapkan belajar menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab serta menghormati pilihan orang lain.
Sementara itu, keberadaan Guru Penegak Demokrasi (GPD) diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan pendidikan demokrasi di satuan pendidikan. Guru memiliki peran penting dalam menyediakan ruang diskusi dan memfasilitasi praktik demokrasi yang sesuai dengan lingkungan sekolah.
Darma Budiasa berharap para guru dapat memberikan dukungan aktif agar program pendidikan demokrasi berjalan terukur dan berkelanjutan.
Pengukuhan SPD dan GPD tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Perencanaan, Data dan Informasi, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Provinsi Bali, Wayan Budiarta; Kepala Kesbangpol Kabupaten Karangasem, I Ketut Indra Sutawan, serta Anggota Bawaslu Karangasem, Azwardi Nata.
Setelah pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan teknis (bimtek) yang menghadirkan sejumlah komisioner KPU Karangasem, yakni I Putu Darma Budiasa, Agus Nugroho Purwanto, I Gede Budana, dan I Kadek Sukara. Materi diberikan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai demokrasi dan pelaksanaan pendidikan pemilih di lingkungan sekolah. (*)



















