Pengurus PWI Karangasem Dikukuhkan, Kejari Tekankan Keterbukaan Informasi Hukum kepada Pers

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem mendorong keterbukaan dalam penyampaian informasi hukum kepada masyarakat.
Peran media dinilai penting untuk memastikan informasi mengenai proses dan penegakan hukum dapat diterima publik secara akurat dan berimbang.
Kepala Kejari Karangasem, Dr Kusufi Esti Redliani, mengatakan media memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi sekaligus mengawal kepentingan masyarakat melalui fungsi kontrol sosial.
Pernyataan tersebut disampaikan Kusufi usai menghadiri pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Karangasem periode 2026–2029, Selasa (22/9/2026).
Ia menilai komunikasi yang terbuka antara institusi penegak hukum dan insan pers perlu terus dijaga. Kritik maupun masukan dari media, kata dia, merupakan bagian dari dinamika yang dapat mendorong lembaga bekerja secara transparan dan bertanggung jawab.
“Kepercayaan publik harus dibangun melalui kerja yang berintegritas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Kusufi.
Kusufi juga berharap keberadaan PWI Karangasem dapat menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai persoalan hukum. Sinergi tersebut dapat diwujudkan melalui penyebarluasan informasi hukum, edukasi kepada masyarakat, hingga kampanye pencegahan korupsi.
Menurutnya, pers dan Kejaksaan memiliki peran yang berbeda, namun dapat saling melengkapi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pers menjernihkan informasi, Kejaksaan menegakkan hukum. Bersama kita mengawal keadilan bagi masyarakat Karangasem,” katanya.
Ketua PWI Kabupaten Karangasem, I Ketut Parwata, menyambut baik dukungan yang diberikan Kejari Karangasem. Ia mengatakan insan pers akan terus berupaya menjalankan tugas jurnalistik dengan mengedepankan akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab.
Parwata berharap komunikasi antara PWI dan Kejari Karangasem tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut dalam kerja sama yang memberi dampak bagi masyarakat.
“Pada akhirnya, yang paling penting adalah bagaimana hak masyarakat untuk mendapatkan keadilan benar-benar tercapai. Pers akan terus mengambil peran melalui informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab,” kata Parwata. (*)



















