Wayan Suastika Ajak Masyarakat Maknai Nyepi Sebagai Sarana Introspeksi Diri

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika mengajak warga Karangasem memaknai Hari Raya Nyepi sebagai sarana untuk mengintrospeksi diri (mulat sarira) serta sarana untuk merajut tali persaudaraan antar sesama umat.
Prosesi penyepian harus dilakukan sesuai catur brata penyepian, yakni tidak melakukan aktivitas apapun seperti ameti geni (tidak menyalakan api), amati lelanguan (tak melakukan kegiatan), amati lelungan (tidak bepergian), amati karya (tidak kerja).
Menurutnya, Hari Raya Nyepi merupakan momentum penting untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat nilai spiritual, serta menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Karangasem untuk menjaga suasana yang aman, damai, dan penuh toleransi selama rangkaian perayaan Nyepi berlangsung.
“Semoga melalui perayaan Hari Raya Nyepi ini kita semua dapat memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan antar umat beragama, serta bersama-sama membangun Karangasem yang harmonis dan sejahtera,” ujar I Wayan Suastika.
Suastika juga berharap semangat Nyepi dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk senantiasa menjaga keseimbangan alam serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Terakhir atas nama pimpinan, anggota, staf dan jajaran DPRD Karangasem, pihaknya mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Melalui ritual ini, semoga menjadi lebih baik dan bisa dijadikan sarana untuk mengevaluasi diri kedepan.
“Semoga dalam perayaan Nyepi ini kita bisa pererat hubungan sesama umat, maupun antar umat beragama. Mari kita dekatkan diri ke Ida Sang Hyang Widhi,” tutupnya. (adv,05)



















