Registrasi dan Sistem Informasi Posyandu Diperkuat, Karangasem Siapkan Tindak Lanjut hingga Desa

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Tim Pembina Posyandu Kabupaten Karangasem mendorong penguatan tata kelola dan pendataan Posyandu hingga tingkat desa dan kelurahan melalui implementasi kebijakan registrasi serta Sistem Informasi Posyandu (SIP).
Upaya tersebut menjadi salah satu fokus dalam sosialisasi kebijakan registrasi Posyandu dan penguatan transformasi layanan yang dihadiri Ketua TP Posyandu Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, di Gedung Ksirarnawa, UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum TP Posyandu Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian, dan Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, bersama jajaran pengurus TP Posyandu kabupaten/kota serta perangkat daerah terkait.
Registrasi dan penggunaan SIP menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan Posyandu seiring dengan transformasi layanan yang mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Sistem pendataan tersebut diharapkan membantu pemantauan kegiatan, memperjelas pengelolaan administrasi, serta mendukung koordinasi pelayanan kepada masyarakat.
Ny. Mas Parwata mengatakan, penguatan registrasi dan sistem informasi perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan jajaran terkait agar implementasinya dapat berjalan hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.
“Registrasi Posyandu dan penguatan sistem informasi merupakan bagian penting untuk mendukung tata kelola Posyandu yang lebih tertib dan terarah. Kami berharap pemahaman yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat ditindaklanjuti bersama jajaran terkait, sehingga Posyandu di Kabupaten Karangasem semakin optimal dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat berdasarkan enam bidang Standar Pelayanan Minimal,”ujarnya.
Selain penguatan tata kelola, peningkatan kapasitas kader juga menjadi perhatian dalam transformasi Posyandu. Ketua Umum TP Posyandu Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian, menekankan pentingnya kesiapan kader yang berinteraksi langsung dengan masyarakat agar memiliki bekal pengetahuan dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.
“Kita sebagai kader PKK dan kader posyandu yang bersinggungan langsung dengan masyarakat, tentunya harus punya bekal bagaimana penanganan dari hal-hal apabila terjadi di lingkungan kita,” katanya.
Sementara itu, Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyambut kehadiran jajaran pengurus pusat dan mengajak seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari asistensi implementasi transformasi Posyandu, termasuk pemahaman kebijakan registrasi dan teknis operasional SIP. Hasil kegiatan diharapkan menjadi acuan bagi pengurus Posyandu dan pemerintah daerah dalam memperkuat pendataan, koordinasi lintas unsur pelayanan, serta pelaksanaan program sesuai kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini juga dihadiri Ketua dan Sekretaris TP Posyandu kabupaten/kota se-Bali, pimpinan perangkat daerah Provinsi Bali, kepala dinas pemberdayaan masyarakat dan desa kabupaten/kota, para camat, Ketua TP Posyandu kecamatan se-Bali, Forum Perbekel, serta perbekel penerima bantuan sanitasi komunal dari sejumlah kabupaten, termasuk Karangasem.
Melalui penguatan registrasi, sistem informasi, dan kapasitas kader, pelaksanaan transformasi Posyandu diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan, sehingga pelayanan kepada masyarakat di tingkat desa dan kelurahan semakin didukung oleh tata kelola serta pendataan yang baik. (*)



















